Rabu, 26 November 2014

BUDAYA ASING DI INDONESIA


Kebudayaan biasanya akan di agung-agungkan karena mereka akan beranggapan bahwa kebudayaan yang mereka miliki adalah yang terbaik.
Kebudayaan akan abadi apabila dari kelompok tersebut mau menjaganya dan melestarikan kepada generasi penerus. Apabila kita mengenal mengenai budaya lokal, maka kita juga akan mengetahui budaya asing, bahkan di jaman era globalisasi ini sangat mudah untuk menjumpainya.

Kadang para remaja setelah melihat suatu kebudayaan asing mereka mempunyai rasa untuk bisa meniru, tapi secara tidak sadar mereka akan membawanya pada kehidupan bermasyarakat secara perlahan-lahan, dan itu akan mengakibatkan tercampurnya budaya lokal dengan budaya asing. Untuk menjaga keutuhan suatu budaya maka kita harus selektif dalam memilih budaya asing yang akan masuk, dengan melihat pengaruh positifnya dan pengaruh negatifnya. Apabila banyak pengaruh positifnya maka akan membawa pada pembangunan generasi yang baik, tapi apabila banyak pengaruh negatifnya maka akan membawa pada pembangunan genarasi yang buruk.

Kebudayaan remaja Indonesia kental dengan perilakunya yang sopan, santun, ramah dan saling menghargai, sehingga dapat pula saling menjalin tali persaudaraan. Hal seperti itulah yang harus di jaga bahkan dilestarikan, karena itu juga merupakan salah satu ciri dari kebudayaan yang berkembang di Indonesia. Tidak bisa dibayangkan jika kebudayaan tersebut hilang dan tidak lagi berkembang dikalangan remaja. Apalagi di era globalisasi seperti sekarang ini, dimana semua orang dapat mengetahui berbagai kebudayaan asing melalui berbagai fasilitas yang sudah canggih, internet misalnya. Apabila remaja bisa mendapatkan banyak informasi dengan sangat mudahnya tidak menutup kemungkinan mereka akan menerapkan kebudayaan asing tersebut dikalangan pergaulan mereka yang akan menyebarluas dikalangan remaja.

 Jika pengaruh negatif yang mereka terapkan tentu para remaja akan kehilangan perilaku sopan, santun, ramah dan saling menghargai. Jika hal ini terjadi tidak menutup kemungkinan tingkat kekerasan, kriminal bahkan pelecehan akan merajalela dikalangan remaja, dan bisa jadi akan merambah ke kalangan anak kecil yang seharusnya tidak sepatutnya mereka melakukan hal seperti itu. Remaja merupakan harapan untuk menjadi pendiri negara Indonesia menuju negara yang maju maka remaja juga harus memiliki sifat yang benar-benar bersih, tidak mudah melakukan kejahatan-kejahatan dalam bentuk apapun. Untuk bisa memimpin sebuah negara juga harus di butuhkan perilaku yang positif. Kebudayaan di kalangan remaja tersebut bisa bertahan kuat selama individu mampu menjaganya dari pengaruh kebudayaan asing yang negatif. Karena jika suatu kebudayaan telah dijamah oleh kebudayaan asing yang bersifat negatif maka budaya tersebut akan luntur, bercampur dengan kebudayaan asing atau bahkan dapat tergantikan oleh kebudayaan asing.

Adanya perubahan baru bisa mengubah adat, kebiasaan, cara pandang, bahkan ideologi suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya dapat mengarah pada hal-hal positif (Kemajuan) dan negatif (Kemunduran). Hal ini tentu saja mempengaruhi pola dan perilaku masyarakatnya.

Hal-hal positif atau bentuk kemajuan akibat adanya perubahan sosial budaya antara lain:

a) Memunculkan ide-ide budaya baru yang sesuai dengan perkembangan zaman
b) Membentuk pola pikir masyarakat yang lebih ilmiah dan rasional
c) Terciptanya penemuan-penemuan baru yang dapat membantu aktivitas manusia
d) Munculnya tatanan kehidupan masyarakat baru yang lebih modern dan ideal

Adapun hal-hal negatif atau bentuk kemunduran akibat adanya perubahan sosial budaya-budaya nasional antara lain:

a) Tergesernya bentuk-bentuk budaya nasional oleh budaya asing yang terkadang tidak sesuai dengan kaidah budaya-budaya nasional

b) Adanya beberapa kelompok masyarakat yang mengalami ketertinggalan kemajuan budaya dan kemajuan zaman, baik dari sisi pola pikir ataupun dari sisi pola kehidupannya

c) Munculnya bentuk-bentuk penyimpangan sosial baru yang makin kompleks

d) Lunturnya kaidah-kaidah atau norma budaya lama, misalnya lunturnya kesadaran bergotong-royong didalam kehidupan masyarakat kota.

Selain itu, akibat daripada perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang bermula dari Barat juga telah menembus sendi-sendi kehidupan masyarakat Indonesia dalam mempermudah hubungan manusia dengan dunia luar. Manusia dapat menikamti berbagai peristiwa yang terjadi melalui media komunikasi dan informamsi yang berteknologi moderen yang disebut dunia maya, seperti televisi, internet, video-video melalui media player dan sebagainya.
Jadi buat para remaja pertahankanlah budaya timur dan jauhilah budaya barat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar