SURAT MARYAM DALAM AL-QUR'AN
Surat Maryam terdiri atas 98 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah
Surat ini dinamai Maryam, karena surat ini mengandung kisah Maryam, ibu Nabi Isa -‘alaihissalam- yang serba ajaib, yaitu melahirkan puteranya lsa -‘alaihissalam-, sedang ia sebelumnya belum pernah dikawini atau dicampuri oleh seorang laki-laki pun. Kelahiran Isa -‘alaihissalam- tanpa bapak, merupakan suatu bukti kekuasaan Allah -subhanahu wa ta’ala-. Pengutaraan kisah Maryam sebagai kejadian yang luar biasa dan ajaib dalam surat ini, diawali dengan kisah kejadian yang luar biasa dan ajaib pula, yaitu dikabulkannya doa Zakaria alaihissalam oleh Allah subhanahu wa ta’ala, agar beliau dianugerahi seorang putera sebagai pewaris dan pelanjut cita-cita dan kepercayaan beliau, sedang usia beliau sudah sangat tua dan isteri beliau seorang yang mandul yang menurut ukuran ilmu biologi tidak mungkin akan terjadi.
Pokok-pokok isinya:
1. Keimanan: Allah berbuat sesuatu menurut yang dikehendaki-Nya, kendatipun menyimpang dan hukum-hukum alam; Isa ‘alaihissalam bukan anak Allah karena mustahil Allah mempunyai anak; Jibril ‘alaihissalam turun kepada rasul-rasul membawa wahyu atas perintah Allah; di hari kiamat orang kafir menghadap Allah sendiri-sendiri semua manusia akan menghadap Tuhan sebagai hamba.
2. Kisah-kisah: Allah mengabulkan doa Zakaria ‘alaihissalam untuk memperoleh anak, sekalipun usia beliau sudah sangat tua dan isteri beliau seorang yang mandul; kisah kelahiran Isa ‘alaihissalam tanpa bapak; kisah Ibrahim ‘alaihissalam dengan bapaknya; Musa ‘alaihissalam seorang yang dipilih oleh Allah; Ismail ‘alaihissalam seorang yang benar dalam janjinya; Idris ‘alaihissalam seorang yang sangat kuat kepercayaannya.
3. Dan lain-lain: Ancaman terhadap orang yang meninggalkan sembahyang dan mengikuti hawa nafsunya serta kabar gembira untuk orang-orang yang telah taubat dan mengerjakan amal-amal yang saleh; keadaan di syurga; membiarkan orang yang sesat setelah diberi petunjuk bergelimang dalam kesesatannya adalah sunnah Allah.
Surat Maryam mengemukakan hal-hal yang perlu diperhatikan oleh manusia apabila mereka memikirkan kejadian-kejadian di alam semesta dalam hubungan dengan Penciptanya; ada kejadian yang terjadi sesuai dengan sunnah Allah dan dapat dipikirkan oleh manusia; dan ada pula kejadian yang luar biasa, aneh lagi ajaib yang tidak sampai pikiran manusia kepadanya. Kejadian-kejadian yang luar biasa ini terjadi pada orang-orang yang telah dipilih oleh Allah, dan dikemukakan kepada manusia agar mereka percaya kepada Allah Maha Pencipta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar